Rabu kemarin adalah
hari yang patut kita sayangkan bersama dalam pengelolaan kelembagaan di
fakultas ini, bagaiman tidak dalam sejarah berdirinya lembaga mahsiswa
khususnya HMJ IESP baru kali ini juga proposal yang di ajukan oleh pengurus
lembaga di kembalikan oleh pembantu dekan 3 kepada ketua himpunan jurusan ilmu
ekonomi studi pembangunan, hanya alasan anggaran yang belum ada kata PD III.
Momen pelantikan
pejabat lingkup fakultas ekonomi yang baru-baru ini sebenarnya banyak kalangan
yang menaruh harapan besar kepada Dekan
kita sebagai pimpinan tertinggi di fakultas ini, karnah kita semua mengira
bahwa pejabat yang dilantik ini adalah orang-orang yang betul-betul paham akan
tupoksi dan memiliki keahlian dalam menjalankan amanah yang telah di
berikan. Namun ini diluar harapan kita
semua sebagai warga dari fakultas ini, bagaimana tidak sadar atau tidak
pembantu dekan tiga dengan sikap yang telah dilakukan kemarin telah memnculkan
opini bahwa pembatu dekan ini kurang memahami peran-peranya.
“Saya mendukung apapun yang
dilakukan oleh saudara-saudara untuk menjalankan lembaga namun hanya pada
sebatas dukungan moril, dan secara materi saya tidak mendukung” inilah
sepengal jawaban PD III yang diterima ketua HMJ baru dapatkan kepada dekan saat
mengajukan proposal pelantikan ketua HMJ baru IESP. Setelah kita merenung ada
satu pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada semua komponen yang ada
difakultas ini, inikah jawan yang harus kita dapatkan kepada pembantu Dekan 3 yang
membidangi kemhasiswaan. Kalau ini jawabanya ada satu lagi yang harus kita
ajukan kepada pembantu Dekan 3 kita dimana uang sumbangan yang telah kami
sisihkan dalam setiap momen pembayaran SPP setiap semesternya? Tolong dijawab……………….!
Seharusnya komitmen
dalam memperbaiki lembaga tidak hanya menjadi buah bibir di kalangan birokasi,
biroksi kemudian harus memahami tupoksi dari pada lembaga kemahasiswaan, birokrasi seharusnya
tidak seenaknya menjawab apa keluhan dari pada lembaga kemahasiswaan. Dan pada
akhirnya saya katakana jangan kaku dalam mengelola lembaga kemahsiswaan.
*Salam reformasi
birokrasi yang telah gagal dilakukan dekan kita*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar