Rabu, 16 Januari 2013

*SINERGITAS FERSI DEKAN EKONOMI*



Rasa kagum, bangga, risau, dan sakit hati, saat membaca salah satu media Koran lokal beberapa waktu yang lalu, bagaimana tidak di dalam rubrik /halaman kampus tersirat judul  bahwa sanya “sinergitas antara stekholder yang ada dikampus ekonomi unhalu sudah ada”, dalam artian sudah terjalin. Kita sambut baik pernyataan pers yang dilakukan oleh dekan kita, namun sebagai penulis saya mengarahkan analisa kita pada dua sisi yang pertama apakah ini sudah benar-benar ada di fakultas ini, ataukah ini adalah bentuk pernyataan dekan untuk membangun opini ditengah masyarakat bahwa ekonomi itu baik,, dalam tanda kutip “ini bentuk pemimpin yang butuh pencitraan”.
Sebagimana mahasiswa peryataan yang dilakukan dekan kita mendukung bersama-sama bahwa sinergitas itu sudah ada atau tengah kita dambahkan, selama itu tidak beropini  membangun pencitraan semata, karnah sadar atau tidak sinergitas inilah yang dibutuhkan di dalam tubuh organisasi. Dengan kata lain sehebat apapun pemimpin kalau tidak mampu menyatukan beberapa stekholder maka sulit dibayangkan apa jadinya. Sinergitas menurut dekan kita adalah adalah sudah sinergisnya antara birokrasi denagn lembaga kemahasiswaan, dan tidak adanya demonstrasi di fakultas kita. Inilah sinergitas fersi dekan kita.
Namun sinergitas sebenarnya kalau kita mau jujur belum ada difakultas ini, kalaupun ada apakah yang dimaksud Dekan ini pada saat PD III ekonomi mengembalikan proposal kegiatan lembaga lembaga HMJ IESP, beberapa waktu yang lalu, apakah sinergitas ini adalah seperti pernyataan pembantu Dekan Tiga kita”bahwa saya mendukung secara moril apapun kegiatan mahasiswa, namun hanya pada sebatas dukungan moril, tidak pada anggaran. Apakah sinergitas ini juga saat pembantu dekan tiga kita terjadi saat pembantu dekan tiga kita saat mengusir paksa mahasiswa dari ruanganya yang dibayarkan oleh uang Negara, yang bersumber dari pajak yang dibayarkan orang tua kita. Ataukah sinergitas ini terjadi saat 35% suara dekan dalam pemilihan ketua jurusan, dengan membukus visi dan misi dalam ruangan hampa yang hanya didengar oleh dosen-dosen saya?
*Salam pembodohan, dengan pencitraan walaupun itu tidak pantas di lakukan*
sabarudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Persyaratan Jadi Ganjalan Peremajaan Sawit Rakyat

Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi salah satu program pemerintah Joko Widodo dalam upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelap...